Monday, December 19, 2011

Mencari Nama untuk Selai Manis Kami

Dari kecil selai buatan Mama selalu kita sebut "selai srikaya." Karena memang itulah namanya, paling tidak di Surabaya dan P. Jawa. Intip saja bakul Sari Roti, namanya pun Roti Srikaya di sana. Di bakery-bakery yang menjual roti dengan isi selai manis gurih ini juga namanya hampir selalu Roti Srikaya.

Tetapi, sewaktu kami mulai mengenalkan produk buatan keluarga kami ini ke teman-teman, banyak yang mengira ini dari buah srikaya. "Kok warnanya ngga putih?" "Kok rasanya ngga mirip buah srikaya?"

Ya iyalah, kan bukan dari buah srikaya! ^^

Untuk menghindari pertanyaan yang datang terus-menerus tersebut, dan supaya agak beda, kami mengadopsi istilah "selai kaya" yang sering dipakai di Malaysia atau Singapura untuk jenis selai ini. Kaya sendiri digunakan mereka yang di seberang lautan itu untuk menggambarkan warna selai yang seperti emas.

Setelah kami mantap menggunakan istilah "selai kaya," kami mulai mencari-cari nama. Kami sempat menggunakan nama "Secret Jar" untuk menunjukkan ada rahasia rasa enak dalam jar selai kami :)

Logo pertama ini adalah buatan menantu keluarga kami, memenuhi permintaan Mama yang ingin menampilkan bahan-bahan alami selai kami.

Tetapi lalu nama "Secret Jar" ini banyak menuai protes keluarga besar kami yang kesusahan menyebutkan namanya. Seorang sepupu lalu mendesain logo baru, dengan nama yang lebih gampang disebutkan oleh segala umur :D

Pretty powerful logo, huh? Vintage rules!

Proses pencarian nama memang tidak mudah. Proses pencarian nama dan logo Selai Golden Kaya kami ini membutuhkan waktu berbulan-bulan. Tapi ketika dijalani dengan sukacita ingin merawat dan membesarkan produksi kecil kami ini, rasanya sangat menyenangkan!

Salam manis selai,
Selai Golden Kaya
www.goldenkaya.blogspot.com

Tuesday, December 13, 2011

Awal Mulanya Selai Golden Kaya

Selamat datang di blog Selai Golden Kaya!

Sejak kecil Mama suka bikinin kami selai srikaya. Rasanya manis gurih, dan jadi kesukaan anak-anaknya. Kami kreatif sekali kalo makan selai srikaya ini: dioles di roti, ditotol pake cakue, dimakan pake pisang gapit (semacam pisang bakar yang dipenyet).

Sampe akhirnya di tahun 2011 awal, karena Mama merasa banyak waktu luang dan ingin terus berkarya, Mama menyempurnakan resep selai srikayanya sampe terasa lebih enak dan pas komposisinya, lalu dikemas dalam botol.

Yang jadi marketing tentu anak-anaknya :) Pertama dibagi-bagikan ke teman-teman dan keluarga untuk dapat feedback soal rasa dan kemasan. Setelah beberapa perbaikan, kemudian coba dijual. Dan ternyata ada juga yang beli! Ngga nyangka!

Begitulah awal langkah kecil usaha kecil ini, yang sekarang masih kecil sih.

Berikutnya akan kami ceritakan tentang namanya dari selai srikaya menjadi selai kaya, dan juga logonya!



Salam manis selai,
Selai Golden Kaya
www.goldenkaya.blogspot.com